
NUSSA : EPISODE COMPILATION VOL.7
Nussa: (Nussa Panik) Rarra: Siap ya kak Nussa? Nussa: Ahhhhhh. Nussa: Alhamdulillah, copot juga.
makanya jangan kebanyakan ngayal. Umma: Itukan cerita bohongan Ra. Umma: Hmm. Ckckck. Umma: Astagfirullah, kok ini giginya
bisa sampe hitam begini? Nussa: (Tertawa) Umma: Makanya kalian harus rajin sikat gigi. Nussa: Iya Umma. Nussa: Ehh, Umma lagi ngapain sih? Itu kayu apa? Umma: Yang ini? Ini namanya siwak sayang, oleh-oleh dari tetangga yang baru pulang haji.Umma: Zaman Rasul dan para sahabat mereka menyikat gigi dengan batang pohon siwak seperti ini. Rarra: Kayak sikat gigi ya Umma? Nussa: Terus ada odolnya? Umma: Nah kandungan siwak ini gak kalah hebat dari pasta gigi yang ada pada zaman sekarang. Nussa: Ohh gitu. Umma: Siwak bisa bikin mulut segar, putih dan sehat loh. Rarra: Wah, bisa bikin putih. Rarra: Antta giginya belum putih nih. Rarra: Hihihi. Umma: Eeeehh. ehh, mau dibawa kemana sayang? Rarra: Anttaaaa. Rarra: Siwakan dulu sini. Umma Nussa Rarra:( Tertawa) Rarra: Ehh. Rarra: Kok gak ada daunnya? Hmm. Rarra: ini juga, waduh-waduh. (suara domba) Rarra: Astagfirullah. Rarra: Ummaaaaa. Umma: Astagfirullah. kenapa Ra? Rarra: waaaa!!! Nussa: Kenapa Ra? Rarra: iiitu, itu dombanya siapa Umma? Nussa: ohh, itukan dombanya Abba Ra. Rarra: ohh, dombanya Abba. Nussa: hee ehh. Nussa: kata Umma, boleh dipelihara dulu di rumah. Rarra: di pelihara? ehmmm. Rarra: (tertawa) Rarra: selamat datang di rumah Rarra dompu. Rarra: nah ini kenalin namanya Antta. Nussa: dompu? Rarra: iya dompu, domba putih. (tertawa) Nussa: waduh-waduh. Rarra: wiiiihhh. Rarra: dompu lucu banget. (tertawa) Rarra: haduh, i like you dompu.
Umma: Nabi Ibrahim alaihissalam word play here bermimpi. Umma: dia di perintahkan Allah untuk mengorbankan putra kesayangannya Nabi Ismail. Umma: karna kepatuhan dan ketaatannya word play here mereka berdua melaksanakan perintah Allah. Nussa: ohh. Umma: Nabi Ismail ikhlas untuk disembelih. Rarra: hah! Umma: oleh ayahnya sendiri. Rarra: aduh. Umma: saat hendak disembelih ternyata Allah mengganti Nabi Ismail dengan seekor domba. Umma: terkejutlah Nabi Ibrahim alaihissalam, anak tercinta yang sudah dia ikhlaskan word play here akhirnya selamat. Umma: sehat wal afiat, dan mereka word play here lulus dari ujian ketaqwaan kepada Allah azza wa jalla. Nussa: hmm. Umma: dan dipristiwa ini ada dalam surat As-Saffat ayat 99-111. Nussa: Masya Allah, jadi sekarang setiap Idul Adha kita dianjurkan untuk berkurban ya Umma? Umma: hee ehh. Nussa: nanti kita anter dompu ke mosque ya Ra. Rarra: hah! Rarra: huft! Rarra: dompu, terima kasih ya udah jadi temen Rarra.
Rarra: Rarra gak akan lupa sama dompu. Rarra: Umma bilang, berkurban itu utuk Allah. Nussa: hehe, Rarra ikhlas kan? Rarra: hah! Rarra sedih sih pisah sama dompu. Rarra: tapi gimana perasaan Nabi Ibrahim, waktu mau pisah sama Nabi Ismail ya? Nussa: pasti sedih juga sih Ra. Nussa: tapi itulah bentuk ketaatan, tidak ada yang dapat melebihi kecintaan kita terhadap Allah SWT. Rarra: ohh. Nussa: (tertawa) Nussa: jangan sedih dong Ra, besok kan hari raya Idul Adha. Nussa: besok kita makan-makan. bakar sate. Rarra: wah. makan-makan? yeeeee. Rarra: asik, kita bakar sate? Nussa: iya sate domba.
Rarra: domba? (suara domba) Rarra: hah! Rarra: dompuuuuu. Nussa: (tertawa) Nussa: Rarra-Rarra. Nussa: yak. Rarra: wahh. sepedanya jadi bagus. Rarra: keren. Nussa & & Rarra: (tertawa) Nussa: siapa dulu dong yang bikin. Nussa: ehmm. Abdul. Nussa: makasih ya dul udah bantuin. hehehe. Abdul: sama-sama Nussa. Umma: wah. wah. wah. Umma: (tertawa )Umma: bagus banget sepedahnya. Rarra: iya dong Umma. Umma: makasih ya Abdul
. Umma: udah bantuin hias sepeda Rarra. Umma: ehh, bentar deh. Umma: bukannya Abdul sama Nussa besok ikut lomba kelereng ya. Abdul & Nussa: oia. Umma: hmm. Abdul: Abdul juga daftar sepeda hias sama lomba kelereng. Umma: tuh kan. (tertawa) Nussa: yuk, kita hias sepeda kamu bareng-bareng
. Abdul: ehh. gak usah, gak usah repot-repot. Abdul: (wah sepedaku harus lebih keren dari punya Rarra, pokoknya harus menang) Abdul: hah! kalo gitu Abdul pamit dulu ya. Abdul: Assalamu’alaikum. Nussa &: iya iya. Rarra: hah! Nussa & Umma: Waa ‘laikumsalam. Rarra: ehh ehh. Rarra: yaaaa, kok pulang sih. Rarra: hias sepedanya kan belum selesai.
Rarra: huft. Nussa: Abdul kan juga mau hias sepedanya buat besok Ra. jangan egois dong. Rarra: egois. apa sih Umma? Umma: hmm. egois itu artinya mementingkan diri sendiri diatas kepentingan orang lain Ra. mau menang sendiri. Rarra: ohh, gitu. Rarra: jadi Rarra gak boleh menang sendirian ya. Rarra: jadi harus menang bareng-bareng, hihihi. Nussa: hee ehh. Nussa: wahh, semangat Ra. sepeda kamu keren. Rarra: ehmm. semangat dong. Nussa: pasti menang. Rarra: ehmm. Nussa: wahhh. Rarra: bagus kan. Rarra: wahhh. Rarra: keren. Nussa: wihhh. Nussa & & Rarra: Abdul. Nussa: bagus banget sepedanya dul, keren. Rarra: kak Abdul, boleh gak pinjem tanknya kak. hihihi. Abdul: takut hiasannya rusak. susah nih bikinnya, nanti bisa kalah deh lombanya. Rarra: huft. Nussa: ehh. Nussa: udah mau mulai Ra. Nussa: yuk yuk yuk. Abdul: hah! iya-iya cepet-cepet. Rarra: kok kak Abdul jadi ego-egois.

Nussa: udah-udah. Rarra: huft. Nussa: yuk mendingan kita juga siap-siap untuk lomba. Nussa: yuk yuk yuk. Abdul: juara satu yeee. (tertawa) Rarra: kesel. Rarra: ayo kak Nussa, ayo kamu pasti bisa. Abdul: aduhh. Nussa: hah! Nussa: Abdul. Abdul: aduhh. Abdul: aduhh. Nussa: Abdul-Abdul. Abdul: hah! Nussa: dul. Abdul: loh! Nussa. Nussa: kamu gak kenapa-kenapa kan. Rarra: yahh. Abdul: harusnya kamu gak usah nolong aku.
Abdul: kamu jadi gak menang kan. Rarra: iya kak. kan gak jadi menang deh. Nussa: ihh. Rarra: ehh. Nussa: Umma bilang lomba itu bukan masalah menang atau kalah. Nussa: yang penting kebersamaan dan tetap setia kawan dul. Nussa: kamu kan sahabat aku. Rarra: selamat ya kak Abdul. udah menang sepeda hiasnya. Abdul: ohh, makasih ya Ra. Abdul: Abdul jadi malu sama kalian. Abdul: tadinya kalian Abdul anggep saingan. maafin Abdul ya Ra. Abdul tadi gak pinjemin sepeda ke Rarra. Rarra: iya, kok gitu sih.
Nussa: ihh. Rarra: aduh. Nussa: Rarra. Rarra: (tertawa) gak kenapa-kenapa kak. Abdul: (tertawa) Abdul: sebagai permintaan maaf, kalian boleh kok pinjem sepeda storage tank Abdul. Rarra: hah! Abdul: dan piala ini bukan untuk Abdul, tapi buat kamu Nussa. Abdul: yang sudah nolongin waktu Abdul jatuh. Nussa: wah. Nussa: perlombaan ini bukan sekedar cari piala kok dul. Nussa: tapi cari pahala untuk saling tolong menolong. Abdul: wah makasih ya Nussa. Nussa & & Abdul: (tertawa) Rarra: awas-awas. Nussa & Abdul:( panik) Rarra: tanknya mau lewat. Nussa & & Abdul: wah wah. Rarra: merdeka merdeka merdeka. Nussa & & Abdul: (tertawa) Nussa & Abdul: (tertawa )Rarra: awas.
Nussa &: hah! Rarra: wah wah, awas waaa. Nussa & Abdul: waduh. Rarra: (tertawa) Abdul: yah. Rarra: (tertawa). Abdul: sepedaku.
Abdul: hiks hiks hiks …
Nussa: (Nussa Panik) Rarra: Siap ya kak Nussa? Umma Nussa Rarra:( Tertawa) Rarra: Ehh. Nussa: hehe, Rarra ikhlas kan? Nussa: (tertawa) Nussa: Rarra-Rarra. Nussa: Rarra.
Tag:3D Animation, 4 stripe productions, cartoon anak, cartoon islam, cgi, edukasi anak, episode, episode nussa, indonesia, islamic education, islamic parenting, kartun anak, karya anak bangsa, keluarga, nusa, nusa dan rara, nussa, nussa bisa, nussa dan rara, nussa dan rarra, nussa official, nussa season 2, nussabisa, parenting, rara, rarra, season 2, the little giantz, tontonan anak



