
Sirah Nabawiyah #7 : Kisah Kedatangan Nabi Shalalluhu ‘Alahi Wassalam Ke Madinah – Khalid Basalamah
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
Alhamdulillah selalu kita ucapkan kalimat suci, kalimat mulia, kalimat sempurna – – kepada Dzat yang Maha Suci, Maha Mulia dan Maha Sempurna, satu-satunya pencipta langit dan bumi. Maha Kuat, Maha Adil, Maha Bijaksana, yang telah menciptakan, mengurus, mengawasi dan akan memusnahkan seluruh apa yang telah Dia ciptakan – – sesuai dengan keinginan-Nya dan Dia akan meninggalkan siapapun yang Dia inginkan.” “Maksudnya tidak menghancurkan dan memusnahkan. Dzat yang Maha Mulia ini adalah Allah ﷻ, Dia telah menggantungkan segala kebutuhan kita untuk roda kehidupan di muka bumi ini. Dan untuk meraih kasih sayang-Nya dan perhatian-Nya dengan kalimat mulia Alhamdulillah. Maka selalulah saudaraku seiman mengucapkan – – kalimat ini. Juga kita panjatkan salam hormat kita pada manusia terbaik. Manusia yang telah dipilih oleh Sang Pencipta di antara seluruh manusia – – dari turunan Adam sebagai penutup risalah Rasul atau utusan Sang Pencipta Allah, untuk membawa peraturan-peraturan yang diinginkan oleh Sang Pencipta – – kita tahu dari manusia terbaik ini, mana yang boleh dan tidak boleh, mana yang halal dan haram.Dan juga kita akhirnya masuk ke dalam surga yang dijanjikan oleh Sang Pencipta Allah bila meninggal kelak. Dan ini harus diyakini oleh setiap muslim. Allah bersama malaikat-Nya mengucapkan salam hormat kepada manusia terbaik ini dan dijadikan ibadah kepada orang-orang beriman. Dan dari sisi yang lain juga sebagai bentuk terima kasih kita terhadap manusia terbaik ni, manusia yang paling layak dicintai dan dipanuti — karena telah mengorbankan 23 tahun dari masa hidupnya, 13 tahun dari fase Mekkah dan 10 tahun di Madinah, semua — semuanya untuk menyebarkan agama-Nya yang mulia.Maka sangat wajar jika kita selalu membacakan selawat dan taslim kepada nabi besar– Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّم. Seperti biasa teman-teman sekalian. Kita lanjutkan bahasan kita sebulan sekali masalah Sirah Nabawiyah ini. Dan terakhir kita sudah sampai pada bahasan kisah Umum Ma’ negative. Seorang wanita badui yang dihampiri kemahnya oleh Nabi ﷻ bersama Abu Bakar. Lalu keberkahan yang terjadi pada saat itu, mukjizat adalah unta kurus– kurusnya Ummu A ' negative bisa menjadi gemuk dan akhirnya mengeluarkan susu. Dan nabi ﷻ bersama Abu Bakar serta Ummu Ma ' poor meminum sampai kenyang dan Ummu Ma ' poor juga memberikan ciri yang — kata para ulama hadis paling lengkap tentang fisik nabi dan akhlak ﷻ. Sekarang teman-teman sekalian, di pagi ini dan inshaAllah nanti malam semoga Allah berkahi, kita akan lanjutkan tema kita tentang- -tiba-nya nabi ﷻ di kota Madinah dan tiga keputusan penting dalam pendirian negara. Pondasi penting dalam pendirian negara. Pondasi penting dalam pendirian negara dalam Islam. Nabi ﷻ bersama Abu Bakar teman sekalian terlambat dari jadwal tiba di Madinah tiga hari. Jadi perjalanan Mekkah-Madinah itu normal. Biasanya mereka tahu waktunya.Dan mereka tahu kapan waktu nabi ﷻ tinggalkan Mekkah. Tapi nabi terlambat tiga hari. Setiap hari masyarakat Madinah keluar, melihat, mereka kumpul di pintu gerbang Madinah sampai– dari pagi sampai menjelang Maghrib enggak ada. Hari kedua enggak ada, hari ketiga enggak ada. Ini dari hari telatnya ya. Tibanya hari ini misalnya besok mereka tetap keluar cari, mereka tetap nunggu hari ketiga, sampai hari ketiga tidak ada. Dan tepatnya teman-teman sekalian di hari ketiga, pada saat matahari sudah mulai terik sekali, artinya di hari ketiga ini sudah menjelang waktu Ashar.Dan kita tahu Ashar itu puncaknya matahari sangat terang. Maka pada saat itu juga masyarakat Madinah sudah kembali ke dalam kota Madinah. Ternyata ada satu orang Yahudi yang pada saat itu memang — ingin melihat fisik nabi ﷻ, karena dia ingin memastikan benar enggak ini seperti yang disebutkan dalam Taurat? Karena sampai waktu itu belum ada satupun Yahudi yang masuk Islam. Dan mereka tradisinya untuk melihat pada zaman itu, mereka naik ke atas pohon kurma tertinggi, kemudian mereka melihat dari jarak jauh. Waktu seluruh muslimin sudah bubar, tinggal si Yahudi ini sendirian di atas pohon dan dia melihat dari jauh ada dua ekor unta yang sedang mendekat- -ke pintu gerbang Madinah lalu dia berteriak dengan suara keras” Wahai Suku Qilah.” Siapa itu suku Qilah yang dipanggil– sama orang Yahudi ini? Jadi di kota Madinah pada saat itu ada komunitas Yahudi dan ada komunitas asli penduduk Madinah yang nanti setelah Islam — kita namakan Anshar. Mereka terdiri dari dua suku Aus dan Khazraj Suku Aus dan Khazraj ini telah dimasuki oleh orang-orang Yahudi untuk membuat mereka perang.Jadi suku Aus dan Khazraj ini selalu perang. Tiga suku Yahudi suku Qainuqa, Nadhir, dan Quraizhah, mereka sepakat untuk membiayai kedua suku ini untuk saling berperang; di berikan makanan– Dan pada saat mereka berperang, Yahudi aman. Ini yang terjadi. Dan mereka mengeluarkan istilah buruk untuk dua suku ini. Aus dan Khazraj. Mereka mengatakan suku Qilah. Siapa itu Qilah teman-teman? adalah salah satu nama dari turunan Aus dan Khazraj yang menyatukan dua suku ini. Adalah satu kakek mereka yang bernama Qilah.Orang-orang Yahudi menyebutkan Wahai Suku Qilah bukan untuk memanggil kakek Anshar.” Atau kakek Aus dan Khazraj, tapi untuk menghina. Mengolok-olok karena mereka bisa dikuasain dan dibuat perang satu sama yang lain. Bergulirlah kalimat ini jadi sebuah panggilan. Maka orang Yahudi teriak dengan suara keras” Wahai Suku Qilah, Wahai Bani Qilah, Wahai Bani Qilah.” Sehingga mereka dengar, orang-orang Anshar ini, orang-orang Aus dan Khazraj ini. Mereka kembali. Lalu dia mengatakan هذا جدكم.” Sesungguhnya ini adalah rezeki atau bagian kalian yang sudah datang. Maka kembalilah orang-orang Anshar semuanya bersama dengan sahabat nabi– yang mulia menjadi dai di Madinah adalah Mushaf container Umar رضي الله عنه Kemudian bersama juga dengan orang-orang yang baru masuk Islam dan yang belum masuk Islam dari asli penduduk Madinah. Maka pada “saat itu teman-teman sekalian, mereka pun semuanya” kembali. Hanya saja Aus dan Khazraj tidak mengenal nabi ﷻ. Tidak semua mengenal wajah nabi ﷻ. Di jaman dulu tidak ada foto jadi tidak tahu “. Maka mereka bingung yang mana ini. Karena nabi ﷻ bersama Abu Bakar. Abu Bakar postur tubuhnya tinggi, hanya saja beliau kurus. Sementara nabi ﷻ kekar tapi belum pernah diceritakan tentang fisik nabi ﷻ — bagaimana (perawakan) beliau. Maka yang terjadi saudaraku seiman, orang-orang Madinah bingung yang mana nih salah satunya? Pada saat itu kebetulan karena sangat panas– cuacanya, maka Abu Bakar pun turun dari untanya dan mengambil pelepah kurma yang tergeletak di tanah kemudian naik kembali ke unta lalu menaungi — nabi ﷻ dengan pelepah kurma itu.Pada saat itulah mereka mengenal kalau ini adalah nabi ﷻ karena pasti dia yang dimuliakan dan dihormati. Serentak pada saat itu, tentu Mushaf dai nabi ﷻ di Madinah sudah mempersiapkan sudah memotivasi mereka, menceritakan tentang syariat nabi ﷻ — dan mayoritas Anshar lebih dari 60% atau 70% sudah masuk Islam. Tinggal sedikit yang belum masuk Islam pada saat itu. Maka mereka word play here menyiapkan syair-syair yang mahsyur pada saat itu. Tentu Saya yakin kita sudah pernah dengar. Maka mereka– serentak membacakan طَـــــلَــــــــــعَ البَــــدْرُ عَـــلَيـْنَا
مِــــــــنْ ثَــــــــــــــــــنــِيَّات الوَدَاعْ وَجَــــــــــــــبَ الشُّــــــــــكْـــــرُ عَــــلَــــــيْـــــــنَا مَا دَعَــــا لله دَاعْ أَيُّــــــــــــهَا المَـــبْعُوثُ فينَا جِــــــــئْـــــــــــــــتَ بالأمْـــــرِ المُطَاعْ جِــــئْــــتَ شَرَّفْتَ المَـــدِيــــنَــــة مَرْحَـــباً يَــــا خَـــــــــــيــْرَ دَاعْ Yang artinya” Telah terbit bulan purnama untuk kami.” Ini menyambut nabi ﷻ datang.
Pondasi pertama, dalam pembangunan negara dalam Islam kalau kita juga boleh instansi kelembagaan yang pertama adalah membangun — masjid dan ini perilaku nabi ﷻ yang pertama teman-teman sekalian, makanya sangat penting di satu kota wilayah negara atau kita lingkup yang lebih sempit- -seperti perusahaan seorang muslim harus ada masjidnya. Berarti keputusan yang ketiga adalah– membuat kesepakatan antara muslim dan non-muslim agar tidak saling mengganggu dan siapa yang salah akan dihukum. Tapi kalau dasarnya mosque itu dibangun dengan duit orang-orang non-muslim dan dipakai– dipakai untuk memerangi Allah dan Rasul-Nya, maka masuk dalam kategori masjid Dhirar ini.Hal yang lain dari ayat di sini disebutkan adalah di sekitarnya atau di dalamnya ada lelaki atau orang-orang yang suka membersihkan diri– dan Allah suka dengan kebersihan atau orang-orang yang bersih.
Manusia yang telah dipilih oleh Sang Pencipta di antara seluruh manusia – – dari turunan Adam sebagai penutup risalah Rasul atau utusan Sang Pencipta Allah, untuk membawa peraturan-peraturan yang diinginkan oleh Sang Pencipta – – kita tahu dari manusia terbaik ini, mana yang boleh dan tidak boleh, mana yang halal dan haram.Dan juga kita akhirnya masuk ke dalam surga yang dijanjikan oleh Sang Pencipta Allah bila meninggal kelak. Dan dari sisi yang lain juga sebagai bentuk terima kasih kita terhadap manusia terbaik ni, manusia yang paling layak dicintai dan dipanuti — karena telah mengorbankan 23 tahun dari masa hidupnya, 13 tahun dari fase Mekkah dan 10 tahun di Madinah, semua — semuanya untuk menyebarkan agama-Nya yang mulia.Maka sangat wajar jika kita selalu membacakan selawat dan taslim kepada nabi besar– Muhammad صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَصَحْبِهٖ وَسَلِّم. Maka kembalilah orang-orang Anshar semuanya bersama dengan sahabat nabi– yang mulia menjadi dai di Madinah adalah Mushaf bin Umar رضي الله عنه Kemudian bersama juga dengan orang-orang yang baru masuk Islam dan yang belum masuk Islam dari asli penduduk Madinah. Pondasi pertama, dalam pembangunan negara dalam Islam kalau kita juga boleh instansi kelembagaan yang pertama adalah membangun — mosque dan ini perilaku nabi ﷻ yang pertama teman-teman sekalian, makanya sangat penting di satu kota wilayah negara atau kita lingkup yang lebih sempit- -seperti perusahaan seorang muslim harus ada masjidnya. Tapi kalau dasarnya masjid itu dibangun dengan duit orang-orang non-muslim dan dipakai– dipakai untuk memerangi Allah dan Rasul-Nya, maka masuk dalam kategori masjid Dhirar ini.Hal yang lain dari ayat di sini disebutkan adalah di sekitarnya atau di dalamnya ada lelaki atau orang-orang yang suka membersihkan diri– dan Allah suka dengan kebersihan atau orang-orang yang bersih.Atau kadang-kadang karena mereka mengambil batu-batu — yang mereka masukkan ke dalam tanah liat yang dibasahi dengan air, dibiarkan kering, setelah kering baru dibiarkan ditaruh menjadi tembok.Kadang-kadang juga, cara pembangunan pada saat itu, mereka mengambil langsung tanah liat yang mereka basahkan dengan air. Baik batu yang utuh– maupun batu yang dimasukkan ke dalam adonan tanah lihat tadi yang Saya bilang. Tapi peperangan itu disebabkah oleh orang-orang yang masuk di kelompok Ali bin Abi Thalib yang terkenal nanti dengan kelompok Khawarij.
Makanya memang setan itu suka di tempat-tempat yang kumuh, yang kotor, dia kalau lihat tempat bersih– dia seperti kita lihat tempat kotor manusia. Kemudian ada orang yang datang kepada Saya bertanya Dia bilang “Ustaz, kami di perusahaan ini cuma dua orang yang muslim. Atau kadang-kadang karena mereka mengambil batu-batu — yang mereka masukkan ke dalam tanah liat yang dibasahi dengan air, dibiarkan kering, setelah kering baru dibiarkan ditaruh menjadi tembok.Kadang-kadang juga, cara pembangunan pada saat itu, mereka mengambil langsung tanah liat yang mereka basahkan dengan air. Baik batu yang utuh– maupun batu yang dimasukkan ke dalam adonan tanah lihat tadi yang Saya bilang. Tapi peperangan itu disebabkah oleh orang-orang yang masuk di kelompok Ali bin Abi Thalib yang terkenal nanti dengan kelompok Khawarij.Dan ini salah satu yang hadir di masjid yang dijebak tadi. Di antara kisah yang paling mahsyur adalah kisahnya dua orang sahabat nabi yang mulia. Abdurrahman bin Auf رضي الله عنه sahabat nabi yang kaya raya di Mekkah, di mana dia terkenal dengan kekayaannya dan dia termasuk– orang yang selevel dengan Abu Bakar dan Ustman container Affan رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاا َجْمَعِيْنَ.
Pada saat itu nabi ﷻ menjadi tamu di rumah Abu Ayyub Al-Anshori dan ini sahabat nabi yang mulia yang Allah ﷻ – – panjangkan umurnya dan banyak sekali kelebihannya dalam Islam. Ada juga anaknya Abu Bakar yang lain, Abudurrahman ada yang lain juga masih tinggal. Dan ini salah satu yang hadir di masjid yang dijebak tadi. Di antara kisah yang paling mahsyur adalah kisahnya dua orang sahabat nabi yang mulia. Abdurrahman bin Auf رضي الله عنه sahabat nabi yang kaya raya di Mekkah, di mana dia terkenal dengan kekayaannya dan dia termasuk– orang yang selevel dengan Abu Bakar dan Ustman container Affan رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاا َجْمَعِيْنَ.Alhamdulillah sekarang sudah ada 20 serial sahabat, di antaranya 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga dan salah satunya– Abdurrahman bin Auf رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاا َجْمَعِيْنَ.Baik tentu ada beberapa orang yang lain yang dipersaudarakan oleh nabi ﷻ- -tetap yang paling mahsyur kisahnya adalah Abdurrahman dengan Sa ' ad. Ma ' rakah itu peperangan yang dibentuk atau dikirim yang terjadi di muslimin dan orang kafir– tapi jumlah mereka di atas seratus dan nabi ﷻ tidak hadir.Kalau yang ketiga, Gazwah, peperangan di atas seratus orang yang dipimpin langsung oleh nabi ﷻ. Pasukan yang kurang dari seratus orang untuk memerangi Quraisy dan beliau ﷻ memulai dengan menghadang kafilah dagang Quraisy- -yang datang dari negeri Syam yang dikawal dari tiga ratus pasukan Quraisy, yang memimpin pasukan pada saat itu pemimpin Sariah namanya–Hamzah bin Abdul Muthalib.
Alhamdulillah sekarang sudah ada 20 serial sahabat, di antaranya 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga dan salah satunya– Abdurrahman bin Auf رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَاا َجْمَعِيْنَ.Baik tentu ada beberapa orang yang lain yang dipersaudarakan oleh nabi ﷻ- -tetap yang paling mahsyur kisahnya adalah Abdurrahman dengan Sa ' ad. Sekarang kami sudah punya komunitas, maka seluruh–penduduk Quraisy yang kafir, kalau yang beriman datang lain cerita. Saya ulangi lagi, As ' advertisement container Zurarah رضي الله عنه adalah orang yang pertama mati di tahun pertama Hijriah dari orang Anshar– kejadian yang kedua teman-teman sekalian, selama empat bulan setelah hijrah di tahun pertama Hijriah ini, semua wanita muslimah yang melahirkan –lahirnya anak perempuan semua. Ma ' rakah itu peperangan yang dibentuk atau dikirim yang terjadi di muslimin dan orang kafir– tapi jumlah mereka di atas seratus dan nabi ﷻ tidak hadir.Kalau yang ketiga, Gazwah, peperangan di atas seratus orang yang dipimpin langsung oleh nabi ﷻ. Pasukan yang kurang dari seratus orang untuk memerangi Quraisy dan beliau ﷻ memulai dengan menghadang kafilah dagang Quraisy- -yang datang dari negeri Syam yang dikawal dari tiga ratus pasukan Quraisy, yang memimpin pasukan pada saat itu pemimpin Sariah namanya–Hamzah bin Abdul Muthalib.FALSE:: MISTAKE: UNSUPPORTED ENCODING



