
Lanjutan Kisah Nabi Adam as. dan Putranya Qabil dan Habil [Part 2]
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Selamat datang di CHANNEL AL ISLAMI Semoga semuanya dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT Amin ya Rabbal '' alamiin Pada kesempatan yang berbahagia ini al islami akan menghadirkan lanjutan daripada kisah Nabiyullah Adam as. Setelah Keduanya mempersembahkan qurban di atas bukit Kemudian mereka berdua turun dari bukit tersebut dan berpisah, Qabil … Merasa sangat jengkel dan marah karena Allah tidak menerima qurbannya dan semenjak itu ia menaruh rasa dengki kepada adiknya Habil atas nikmat yang Allah berikan kepadanya Ia menyembunyikan rasa dengki itu HIngga Nabi Adam As.
ًWahai langit jagalah anakku dengan amanah, dengan kepercayaan فأبت, maka langit tidak mau menerima Langit menolak permintaan nabi Adam as.Nabi Adam pun
berkata bagi bumi dan bagi gunung, dan gunung serta bumi word play here ternyata menolak permintaan nabi Adam as. untuk menanggung amanah ataupun kepercayaan Untuk menjaga anaknya Namun kemudian nabi Adam word play here berkata kepada anaknya Qabil, wahai qabil jagalah anak-anak ku Maksudnya adalah Nabi Adam as. menyuruh Qabil sebagai Saudara tertua untuk menjaga adik-adiknya baik Habil atau saudara-saudara perempuannya dan ternyata Qabilpun menyanggupi untuk menjaga amanah yang di berikan oleh Nabi Adam as ini, bahkan ia mengatakan baik, kami akan menjaganya dan engkau akan melihat sesuatu yang mengembirakan ketika Engkau kembali, namun ternyata apa yang terjadi ketika Nabi Adam as.Kembali dari Mekkah Nabi Adam mendapati ternyata Habil, Telah di bunuh oleh Kakaknya Qabil, inilah yang Allah sebutkan dalam al Quranul karim Artinya Kami menawarkan amanah Kepada langit dan bumi dan gunung, mereka semuanya enggan memikul amanah tersebut dan merasa berat dengan amanah, namun amanah ini di tanggung oleh manusia dan manusia menanggung amanah ini Sungguh manusia adalah orang yang dhalim dan bodoh dalam ayat ini disebutkan bahwa Qabil menanggung amanah yang di berikan oleh bapaknya Nabi Adam as. namun kemudian ternyata ia tidak sanggup memikulnya, ia mengkhianati amanah tersebut ia mengkhianati amanah tersebut dengan membunuh saudaranya Habil… Ahli sejarah mengatakan Ketika Nabi Adam telah pergi ke Mekkah untuk menziarahi Baitullah, kemudian Qabil mendatangi Habi, dimana waktu itu Habil sedang mengembala ternaknya dia mengatakan kepada Habil Aku akan membunuh mu, kemudian Habil menjawab, Kenapa? Karena Allah SWT. menerima Qurbanmu dan tidak menerima Qurban ku dan engkau akan menikah dengan saudaraku yang cantik dan aku menikah dengan saudaramu yang jelek sehingga nanti akan menjadi buah bibir di antara manusia bahwa kamu adalah lebih bagus daripada aku, dan. … Anak-anakmu nanti akan berbangga-bangga dengan kemuliaan ini, selanjutnya Habil berkata “Apa dosaku” karena sebenarnya Habil sama sekali tidak pernah memikirkan tentang hal itu ia menerima apapun keputusan yang di berikan oleh ayahnya untuk menikah “dengan siapapun, ia sama sekali ia sama sekali tidak pernah berpikir tentang apa yang sekarang di pikirkan oleh Qabil Ahli sejarah lain, yaitu as-Siddy mengatakan Ketika Qabil akan mendatangi Habil Habil sedang berada di puncak bukit, ia sedang mengembala ternaknya pada suatu hari datanglah Qabil, dimana Waktu itu Habil sedang tidur dan Qabilpun mengangkat batu besar dan ia menumpahkan ke atas kepala Habil dan akhirnya Habilpun meninggal, namun … Ibnu Juraisy mengatakan Ketika Qabil akan membunuh adiknya Habil, ia kebingungan Tidak tahu bagaimana cara membunuh, akhirnya Iblispun datang dan memberikan contoh Bagaimana cara membunuh, Iblis mengambil se ekor burung dan ia meletakkan kepala burugn itu di atas batu dan mengambil batu existed dan kemudian di tumpahkan di atas kepala burung dan telah melihat kejadian ini, Qabilpun tahu bagaimana cara membunuh Adiknya … ia kemudian mengambil adiknya dan meletakkan di atas batu dan mengambil batu besar lainnya kemudian ia menghantam kepala adiknya dengan batu tersebut, ketika habil di bunuh oleh Qabil Habil waktu itu berusia 20 tahun Demikian sebagaimana yang di sebutkan sebutkan dalam sirajuth-thalibin, namun para ulama berbeda pendapat tentang dimana tempat pembunuhan Habil tersebut terjadi. Ibnu RA mengatakan pembunuhan Habil terjadi di bukit Tsur ada juga ulama lain yang mengatakan terjadinya pembunuhan terhadap Habil itu terjadi di gua hira ' Sementara Ibnu jarir At thabari Beliau menghikayah atau mengambil khabar dari orang lain dimana Jakfar ash-Shadiq mengatakan Pembuhan terhadap Habil terjadi di Bashrah dan selanjutnya setelah Qabil membunuh adiknya Habil dia word play here kebingungan lagi' dia tidak tahu apa yang harus di lakukan dengan pembunuhan tersebut karena memang pembunuhan yang di lakukan Qabil terhadap Habil adalah pembuhan pertama yang terjadi di pemukaan bumi diantara manusia-manusia Akhirnya karena bingung tidak tahu apa yang harus dia perbuat terhadap mayat adiknya maka Qabilpun membawa, memikul mayat adiknya di atas punggungnya selama 7 hari, sementara Ibnu Abbas RA Mengatakan Qabil memikul mayat adiknya selama 1 tahun sehingga mayat tersebut membusuk dan kemudian datanglah burung-burung yang hingga di atas mayat tersebut dan akhirnya … Allah SWT word play here mengutus dua ekor gagak. Dua ekor gagak tersebut mereka saling berantam satu sama lain dan akhirnya salah satu diantara mereka mati Setelah salah satu gagak itu mati, kemudian gagak yang lainnnya, gagak yang menang dari perkelahian itu ia menggali tanah dengan paruhnya dengan cakarnya Kemudian ia menguburkan burung gagak yang

telah mati. Setelah Qabil menyaksikan kejadian ini baru kemudian Qabil tahu apa yang harus dia lakukan terhadap mayat adiknya, ini Allah SWT. sebutkan dalam Al Quran karim Maka Allah mengutus gagak yang menggali tanah Supaya bahawa Ia nampakkan kepada Qabil bagaimana cara dia menguburkan daudaranya. Ada yang mengatakan karena lama tidak tahu apa yang harus ia perbuat terhadap mayat adiknya, Qabil merasa menyesal. Menyesal disini bukanlah menyesal atas pembunuhan yang ia lakukan, tetapi ia menyesal karena ia tidak tahu apa yang harus dia lakukan terhadap mayat adiknya sehingga ia memabwa kesana kemari memikul di atas punggungnya selama 1 tahun(bukan 100 tahun)Jadi, penyesalan yang terjadi pada Qabil disini Bukanlah penyesalan taubat melainkan penyesalan karena ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan terhadap adiknya setelah ia membunuhnya Demikianlah kisah Nabi Adam bersama dua putranya Qabil dan Habil.Semoga dala mpelajaran dan kisah yang menarik.
Setelah Keduanya mempersembahkan qurban di atas bukit Kemudian mereka berdua turun dari bukit tersebut dan berpisah, Qabil … Merasa sangat jengkel dan marah karena Allah tidak menerima qurbannya dan semenjak itu ia menaruh rasa dengki kepada adiknya Habil atas nikmat yang Allah berikan kepadanya Ia menyembunyikan rasa dengki itu HIngga Nabi Adam As. … Anak-anakmu nanti akan berbangga-bangga dengan kemuliaan ini, selanjutnya Habil berkata “Apa dosaku” karena sebenarnya Habil sama sekali tidak pernah memikirkan tentang hal itu ia menerima apapun keputusan yang di berikan oleh ayahnya untuk menikah “dengan siapapun, ia sama sekali ia sama sekali tidak pernah berpikir tentang apa yang sekarang di pikirkan oleh Qabil Ahli sejarah lain, yaitu as-Siddy mengatakan Ketika Qabil akan mendatangi Habil Habil sedang berada di puncak bukit, ia sedang mengembala ternaknya pada suatu hari datanglah Qabil, dimana Waktu itu Habil sedang tidur dan Qabilpun mengangkat batu besar dan ia menumpahkan ke atas kepala Habil dan akhirnya Habilpun meninggal, namun … Ibnu Juraisy mengatakan Ketika Qabil akan membunuh adiknya Habil, ia kebingungan Tidak tahu bagaimana cara membunuh, akhirnya Iblispun datang dan memberikan contoh Bagaimana cara membunuh, Iblis mengambil se ekor burung dan ia meletakkan kepala burugn itu di atas batu dan mengambil batu existed dan kemudian di tumpahkan di atas kepala burung dan telah melihat kejadian ini, Qabilpun tahu bagaimana cara membunuh Adiknya … ia kemudian mengambil adiknya dan meletakkan di atas batu dan mengambil batu besar lainnya kemudian ia menghantam kepala adiknya dengan batu tersebut, ketika habil di bunuh oleh Qabil Habil waktu itu berusia 20 tahun Demikian sebagaimana yang di sebutkan sebutkan dalam sirajuth-thalibin, namun para ulama berbeda pendapat tentang dimana tempat pembunuhan Habil tersebut terjadi. Menyesal disini bukanlah menyesal atas pembunuhan yang ia lakukan, tetapi ia menyesal karena ia tidak tahu apa yang harus dia lakukan terhadap mayat adiknya sehingga ia memabwa kesana kemari memikul di atas punggungnya selama 1 tahun(bukan 100 tahun)Jadi, penyesalan yang terjadi pada Qabil disini Bukanlah penyesalan taubat melainkan penyesalan karena ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan terhadap adiknya setelah ia membunuhnya Demikianlah kisah Nabi Adam bersama dua putranya Qabil dan Habil.Semoga dala mpelajaran dan kisah yang menarik.



