
Kisah Perjalanan Hidup Manusia Agung Rasulullah Muhammad SAW, Sirah Nabawiyah Bagian 4
Halo Bismillahirohmanirohim.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sahabat berbagi kisah rohimakumullah di.
kesempatan kali ini saya akan berbagi kisah tentang kisah perjalanan hidup manusia Agung Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi.
Wasallam siroh Nabawiyah bagian 4 Mengikuti Paman.
Hati Muhammad kecil merasa pengap dengan kehidupan di Mekah. Setiap hari, dilihatnya.
anak-anak fakir miskin seusianya bekerja bersama-sama dengan bertelanjang tanpa rasa malu. Muhammad juga melihat setiap malam pintu rumah orang-orang kaya tertutup rapat. Di dalam,.
mereka berpesta pora, menyaksikan para penari, dan bermabuk-mabukan sampai pagi sambil dijaga.
oleh para budak. Padahal, di tempat lain, ia melihat orang-orang berjuang.
mencari rezeki antara hidup dan mati. Muhammad sering sekali melintas di depan.
gubuk-gubuk reyot dan rumah-rumah kumuh. Pintu-pintu mereka juga tertutup rapat, tetapi di.
dalamnya tinggal orang-orang yang hidup menderita. Orang-orang itu jika tidak memiki bahan makanan,.
besok atau lusa terpaksa menggadaikan anak gadis, istri atau ibunya untuk dikumpulkan.
menjadi budak para saudagar demi melepaskan diri dari lilitan hutang. Di depan gubuk-gubuk itu, Muhammad melihat para pemuda berkumpul.Pikiran mereka dipenuhi
. impian tentang datangnya mukjizat yang akan mampu membebaskan Mekah dari kebiadaban. Para pemuda itu berkumpul mengelilingi seorang laki-laki yang bercerita tentang. legenda-legenda indah orang-orang terdahulu yang berjuang melawan raja yang sewenang-wenang. Suatu saat, pada usia Muhammad 12 tahun, Abu Thalib berniat pergi berdagang. ke Syam untuk mencari nafkah. “Ajaklah aku, Paman!” pinta Muhammad. “Tetapi, perjalanan padang pasir begitu sulit dan jauh “! Aku tidak tega mengajak anak.
“sekecilmu menempuh kesulitan sedemikian berat !”. Saat itu, hanya Abu Thalib tempat Muhammad. berlindung. Ia merasa amat kesepian jika harus menghadapi kehidupan Mekah seorang. diri, tanpa ada paman di sampingnya. “Kepada siapakah Paman akan meninggalkan. aku seorang diri apabila Paman pergi nanti ?
” tanya Muhammad begitu mengiba. “Abu Thalib sangat terharu, “Demi Allah, aku pasti membawanya pergi.Ia. tidak boleh berpisah denganku dan aku tidak boleh berpisah dengannya selama-lamanya.”. Lihb Si Peramal “Orang-orang Quraisy sering mendatangi Lihb
.
Namun, Abu Thalib segera menyembunyikan Muhammad dan. Jamuan Buhaira Berangkatlah rombongan ” kafilah Quraisy.
Ketika tiba di Busra, mereka melewati rumah ibadah seorang pendeta. Nasrani bernama Buhaira. Ia adalah pendeta yang pandai.
Di rumah ibadahnya, selalu ada pendeta dan. umat Nasrani yang menuntut ilmu kepada Buhaira.
Namun, kali ini ada yang berubah. Buhaira berbuat begitu karena dari jendela rumah ibadahnya, ia melihat hal yang aneh pada. Ada sesuatu atau seorang di dalam kafilah yang dilindungi awan itu dari terik matahari.
Buhaira bergegas mendatangi kafilah yang tengah beristirahat di bawah. pepohonan rindang dan berkata “Hai orang-orang Quraisy, sungguh aku. telah membuat makanan untuk kalian. Aku ingin kalian semua, anak kecil, orang dewasa,. budak, dan orang merdeka, singgah di rumahku” Salah seorang Quraisy bertanya,. “Demi Allah, hai Buhaira “, alangkah istimewanya apa yang engkau perbuat kepada kami hari ini. Padahal, kami sering melewati tempat mu ini. Apa yang sebenarnya terjadi padamu?”. “Engkau benar,” jawab Buhaira, “dulu aku memang seperti yang engkau katakan.
“. Namun, kalian, semuanya, adalah tamuku kali ini dan aku ingin menjamu kalian. Aku telah membuat. makanan dan kalian semuanya harus ikut makan.” Dengan senang hati, rombongan Quraisy word play here masuk. ke rumah Buhaira untuk memenuhi undangannya. Hanya saja, Muhammad tidak ikut karena ia masih. kecil. Ia ditugaskan menjaga perbekalan kafilah. Abu Thalib berangkat tahun.
Syam saat itu adalah sebuah negeri yang. “Hai Orang-orang Quraisy, jangan sampai ada yang
tidak makan makananku ini.”. Wajah Muhammad tampak berubah dan ia menjawab,.
ada yang sangat aku benci melainkan keduanya. ” Buhaira tersenyum dan mengulangi. permintaannya, “Baiklah, kalau begitu aku akan bertanya kepadamu dengan menyebut nama.
“Allah dan engkau harus menjawab pertanyaanku.” Wajah Muhammad berubah cerah dan ia mengangguk,
“Tanyakan kepadaku apa saja.”yang ingin engkau tanyakan.” Saran Buhaira kepada Abu Thalib. Buhaira menanyakan banyak sekali hal kepada Muhammad, tentang tidur Muhammad, tentang
postur.
tubuh Muhammad, dan banyak lagi hal lainnya.”Muhammad menjawab semua itu dan semua jawaban. itu sesuai benar dengan perkiraan Buhaira. Kemudian, Buhaira melihat punggung Muhammad. dan mendapati tanda kenabian di antara kedua bahu Muhammad.Tanda kenabian.”itu seperti bekas orang berbekam. Setelah itu, “Buhaira mendekati Abu.
Thalib dan bertanya kepada nya”, ' ' apakah anak muda ini anakmu? ' '. ' ' Iya, dia anakku.” Jawab Abu Thalib Buhaira menggeleng. “Tidak, dia bukan anakmu.
Anak muda ini tidak pantas mempunyai ayah yang masih hidup”. Abu Thalib agak tercengang, lalu dia pun mengangguk. “Kau benar. Dia bukan anakku, dia anak saudaraku” Buhaira mengangguk-angguk puas lalu bertanya lagi. “Apa yang dikerjakan ayahnya?” “Ayahnya telah meninggal dunia
ketika.
dia masih berada dalam kandungan ibunya” “Engkau benar” kata Buhaira menghela nafas.
dalam-dalam. Kemudian, ''sambil berbisik, dia menyampaikan sebuah saran. dengan sangat sungguh-sungguh. “Sekarang, dengar saranku baik-baik.
“Bawa anak. saudara mu ini ke negeri asalmu sekarang juga! Jaga dia dari orang-orang
Yahudi! Demi Allah, jika. mereka melihat padanya seperti apa yang aku lihat, mereka pasti akan membunuhnya. sesungguhnya,. akan terjadi sesuatu yang besar pada diri
“anak saudaramu ini.Karena itu, segera. bawa”pulang dia ke negeri asalmu!” Abu Thalib tampak ketakutan
dengan. peringatan itu. Dia yakin bahwa apa yang dikatakan Buhaira itu benar”. Maka dari itu,.
segera setelah urusan perdagangannya selesai, Abu Thalib segera membawa Muhammad
. pulang. Sesulit apa pun beban hidupnya, Abu Thalib tidak pernah lagi pergi berdagang ke. tempat jauh demi melindungi keponakannya itu. Bushra( kota di mana Buhaira tinggal )
. Jalur yang dilewati kafilah Abu Thalib adalah jalan kafilah Barat yang menyusuri Laut Merah,. Madyan, Wadi Al Qurra, Hijir, dan Kota Bushra. Kota Bushra atau Bostra telah lama didirikan. Romawi sebagai ibu kota wilayah Hauran, untuk menahan serbuan Badui pedalaman. Di kota ini, Romawi memusatkan pasukan dan mengumpulkan pajak dari para kafilah. Bagi kafilah sendiri, Bostra adalah pusat perdagangan paling ramai sebelum tiba. di Syria yang terletak lebih ke Utara. Perlindungan Allah.
Abu Thalib segera melaksanakan apa yg disarankan oleh Buhaira,. karena peringatan itu memang beralasan.
Segera, setelah Abu Thalib dan. Muhammad meninggalkan rumah Buhaira, datanglah 3 orang ahli kitab bernama.
Mereka bertanya kepada Buhaira apakah ia juga melihat seorang anak. dengan ciri-ciri seperti ini dan itu.
Rupanya, ketiga orang ini juga telah mendengar tentang Muhammad. Buhaira tahu mereka mencari Muhammad. Oleh karena itu, Buhaira berusaha memberikan.
Diingatkannya bahwa bagaimanapun usaha mereka, mereka tidak.
Batallah niat mereka untuk mengejar dan membunuh Muhammad, kemudian. Allah menjaga Muhammad dari kejahatan dan. Allah membimbing Muhammad tumbuh menjadi orang yang paling ksatria,.
santunnya, fading murni kejujurannya, paling jauh dari keburukan dan akhlak yang mengotori
. kaum lelaki sehingga semua orang menjulukinya “Al Amin” karena Allah mengumpulkan.
sifat-sifat itu pada diri Muhammad. Kelak setelah menjadi Rasul, Muhammad.
bercerita tentang perlindungan Allah kepadanya sejak masa kecil dari segala. bentuk kejahiliyahan.Rasulullah bersabda, “Pada masa kecilku
, aku bersama anak-anak. kecil Quraisy mengangkut batu untuk satu permainan yang biasa dilakukan anak-anak.
Semua. Namun, tiba-tiba seseorang yang belum pernah aku.
lihat sebelumnya menamparku dengan tamparan yang amat menyakitkan. Ia berkata, ' Kenakan.
pakaianmu! ' Kemudian, aku mengambil pakaianku dan memakainya. Setelah itu, aku memikul batu di.
atas pundakku dengan tetap mengenakan pakaian dan tidak seperti teman temanku.”. Membantu Paman Muhammad juga pernah menjadi gembala sewaan, untuk. membantu Abu “Thalib yang” hidup dalam kemiskinan Perang Fijar. Sebagai seorang remaja yang tumbuh di lingkungan Jazirah Arab. Muhammad juga. mengalami perang. Perang itu disebut Perang Fijar. Saat peperangan dimulai, Umur.
Padahal ketika itu adalah bulan suci
, bulan yang tidak diperkenankan bagi. Karena Quraisy pelindung Barradz, Bani Hawazin.
Selama empat tahun berturut-turut, kedua belah pihak saling menyerang. Dalam pertempuran itu, awalnya Muhammad bertugas memunguti anak panah lawan yang berjatuhan dan.
memberikannya kepada paman-pamannya. Namun, pada tahun-tahun berikutnya, dia juga meluncurkan panah. ke arah lawan untuk melindungi paman-pamannya.
Fijar, adalah seorang pemabuk. Karena merusak citra sukunya, dia diusir dan.
onar kemudian diusir lagi. Akhirnya, Harb container Muawiyah, ayah Abu Sofyan,
. menampungnya walaupun hampir saja Barradz bin Qois diusir lagi, karena terus berbuat onar. Dikarenakan perlindungan Harb dari Quraisy inilah, Bani Hawazin menyerang Quraisy ketika. Barradz bin Qois membunuh Urwa bin Utba. HILFUL FUDHUL Selain mengikuti peperangan, Muhammad. yang masih remaja juga mengikuti sebuah perjanjian yang amat baik. Perjanjian itu. kelak dikenal dengan nama Hilful Fudhul. Perjanjian ini bertujuan untuk melindungi. hak-hak para pedagang asing yang sering kali terdzalimi. Pencetus perjanjian ini adalah. protes seorang pedagang asing dari Yaman. Saat itu, Ash bin Wa ' il, seorang saudagar. Mekah, tidak mau membayar utang kepada si pedagang. Pedagang itu lalu menggubah.
Sepeninggal Abdul Munthalib, orang-orang Quraisy dari keluarga yang lain sudah mulai berani mencoba. Pertemuan ini sendiri berlangsung di rumah. Abdullah container Jud ' an At Taimi yang
megah.
terhadap hak-hak orang lemah.Muhammad ikut menyaksikan perjanjian dan amat menyukainya. Di kemudian hari, setelah diutus menjadi seorang Rosullullah, Muhammad bersabda:” Aku tidak. suka mengganti perjanjian yang kuhadiri di rumah Ibn Jud ' an itu dengan jenis unta yang baik. Kalau sekarang aku diajak,
pasti akan kutolak” Besarnya Diyat. Diyat adalah pembayaran ganti rugi. Untuk kematian/wajah cacat complete
ganti ruginya. sebanyak 100 ekor unta. Satu kaki/tangan/mata jadi buta diganti dg 50 ekor unta.
Jika wajah cacat total amount, nilai gantinya 100 unta. Luka sampai menembus otak, 33 ekor unta. Cacat kelopak mata, 25 ekor unta. Satu jari hilang/tulang retak, 15 ekor unta. Luka sampai tulang kelihatan, 10 ekor unta. Satu gigi copot, 5 ekor unta. Demikian seterusnya dalam ketetapan yang rinci. MENGGEMBALAKAN KAMBING. Muhammad melewati masa remajanya dengan menggembalakan kambing. Beliau pernah berkata kepada
para sahabatnya, “Musa diutus, dia menggembala kambing.Daud. diutus, dia menggembala kambing. Aku diutus juga menggembala kambing keluargaku di Ajyad.”. Sambil menggembala, pikiran Muhammad menerawang,
“Siapa yang menciptakan bintang-bintang. yang begitu kemilau? Siapa yang membuat udara untuk kuhirup
? Siapa yang. membuat jantungku berdetak? Siapa yang membuat matahari mengejar. bulan dan bulan mengejar matahari?” Ribuan pertanyaan seperti itu membuat. Muhammad selalu sibuk berpikir. Hal itu membuat akhlak beliau terjaga demikian baik dari. perbuatan buruk yang sering terjadi di Mekah. Pada saat itu, orang menyembah patung di. mana-mana, laki-laki dan perempuan yang bukan suami istri sering pergi berduaan,.
Muhammad kepada seorang teman gembalanya. “Baiklah, memang sudah giliranmu yang pergi. Muhammad duduk bersandar di dinding dan.
tertidur lelap sampai pagi.Ia tidak sempat melihat tontonan di “pesta sedikit pun. Esok harinya, Muhammad datang lagi ke Mekah dengan maksud yang sama. Kali ini, sebelum ia tiba.
Musik itu membuai Muhammad dan ia word play here kembali tertidur. Sejak itu, Muhammad tidak lagi berminat untuk melihat pertunjukan musik di pesta
. Akhlak Muhammad yang demikian baik selagi muda membuatnya disayang dan dipercaya.
Sosoknya cantik. Setelah ayah dan ibunya meninggal, saudara-saudara Khadijah saling membagi.
Dia dikaruniai kecerdasan yang luar
biasa dan. Tidak lama kemudian, Khadijah telah membuktikan.
Dengan harta yang diperolehnya,. Khadijah membantu orang-orang miskin, janda,
anak-anak yatim, dan orang-orang cacat. Jika ada seorang gadis yang tidak mampu, Khadijah. menikahkan dan memberi mas kawinnya. Khadijah lembut dan ramah. Walau menjadi pemimpin tertinggi. dalam menjalankan bisnis keluarga sepeninggal Ayahnya, dia juga mau menerima saran-saran. orang lain.
Khadijah tidak menyukai adanya jarak hubungan antara atasan dan bawahan. Dia menganggap. bawahan sebagai rekan kerja yang pantas dihormati. Khadijah sendiri selalu tinggal di rumah.Karena. itu, biasanya dia minta bantuan seorang agen, jika sebuah kafilah sedang dipersiapkan untuk pergi. ke luar negeri. Orang yang dimintai bantuan itu bertanggungjawab membawa barang-barang dagangannya. untuk dijual ke pasar-pasar asing. Khadijah sangat teliti memilih seorang agen. Dia juga sangat. lihai merencanakan waktu keberangkatan
kafilah dan tempat tujuannya sebab barang akan terjual. dengan cepat pada waktu dan tempat yang tepat.
Begitu suksesnya Khadijah sebagai seorang. saudagar, sampai-sampai jika sebuah kafilah Quraisy berangkat dari Mekah, bisa dipastikan. lebih dari separuhnya adalah harta perdagangan milik Khadijah.Dia seperti mempunyai sentuhan. emas.
Diibaratkan jika dia menyentuh debu, debu ini akan berubah menjadi. Karena itu penduduk Mekah menjulukinya “Ratu Quraisy” atau “Ratu Mekah”.( kelak) sebagai istri seorang rosul.
Pasti ada sifat lain yang lebih utama yang. membuatnya sepadan dengan Muhammad Wanita Suci. Khadijah mempunyai seorang paman bernama Waraqah container Naufal. Waraqah adalah. sanak saudara Khadijah yang paling tua. Dia Sangat mengutuk kebiasaan bangsa Arab Jahiliah yang. Waraqah sendiri adalah hamba Allah yang setia dan lurus. Dia murah hati terhadap orang-orang miskin yang membutuhkan pertolongannya.
Waraqah dan. Khadijah akan segera menemui sang Ayah dan mencegah perbuatannya. Jika kemiskinan.
yang menjadi alasan rencana pembunuhan itu, Khadijah dan Waraqah akan membeli anak itu dan.
membesarkannya seperti anak kandung sendiri. Sering kali beberapa waktu setelah itu, ayah si.
anak menyesali perbuatannya dan mengambil putrinya kembali. Waraqah dan Khadijah akan memastikan.
dulu bahwa anak itu akan diasuh dengan benar dan disayangi, setelah itu barulah dia mengizinkan. sang Ayah membawa pulang anaknya kembali. Budi pekerti Khadijah yang agung, santun, lembut. dan penuh keteladanan ini membuat semua orang menjulukinya “juga sebagai” Khadijah. At Thahirah atau Khadijah yang suci. Pertama kalinya dalam bangsa Arab. seorang wanita dijuluki demikian, padahal orang Arab pada masa jahiliah itu sangat. mengagungkan laki-laki dan merendahkan wanita.
Di antaranya adalah:. ~ Hindun, istri Abu Sofyan dan ~ Asma binti Mukharribah, ibu Abu Jahl.
Para Saudagar wanita ini biasanya juga menjual keperluan wanita, seperti pakaian,. Barang-barang ini tidak memerlukan.
Syam saat itu adalah sebuah negeri yang. Allah membimbing Muhammad tumbuh menjadi orang yang paling ksatria,. Padahal ketika itu adalah bulan suci
, bulan yang tidak diperkenankan bagi. Dia dikaruniai kecerdasan yang luar
biasa dan. Waraqah sendiri adalah hamba Allah yang setia dan lurus.
Tag:berbagi kisah, ceramah sirah nabawiyah, channel kisah islami, kastari animation, kisah, kisah islami, kisah islami channel, kisah nabi, kisah nabi dalam al qur'an, kisah nabi muhammad saw, kisah nyata, kisah rasulullah saw, nabi muhammad saw, sirah nabawiyah, sirah nabawiyah khalid basalamah, sirah nabawiyah terbaik



