<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alix Wijaya H.K. &#187; Primer</title>
	<atom:link href="http://alixwijaya.com/tag/primer/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alixwijaya.com</link>
	<description>Mencoba untuk Menjadi yang Ajaib dan Selalu Beruntung</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Jan 2012 14:30:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Saat kebutuhan puLsa mengalahkan kebutuhan Primer</title>
		<link>http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html</link>
		<comments>http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 14:15:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Alix Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[SubyeKtifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan pulsa]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Primer]]></category>
		<category><![CDATA[Pulsa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alixwijaya.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Hayo., haree genee siapa yang belum punya HaPe? jika blm punya, mungkin anda perlu merenungkannya lagi :P Secara HaPe sekarang sudah menjadi alat komunikasi semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. Sebelumnya artikel ini pengen tak kasih judul, &#8216;Saat HaPe bukan lagi &#8230; <a href="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="wp_fb_like_button" style="margin: 5px 0 5px 5px; float: right"><iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html&amp;layout=button_count&amp;show_faces=true&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;width=70&amp;height=20" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width: 70px; height: 20px;"></iframe></div><p>Hayo.,<br />
haree genee siapa yang belum punya HaPe? <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/14.gif" style="border:none;background:none;" alt=":D" /><br />
jika blm punya, mungkin anda perlu merenungkannya lagi :P<br />
Secara HaPe sekarang sudah menjadi alat komunikasi semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.</p>
<p>Sebelumnya artikel ini pengen tak kasih judul,<br />
&#8216;<em><strong>Saat HaPe bukan lagi menjadi ukuran Kaya atau Miskin</strong></em>&#8216;<br />
tapi karena satu dan lain hal, judulnya aLe ubah.,<br />
Lihat saja, betapa dijalan2 (hampir) semua orang pegang HaPe, bahkan kalangan ELIT-pun juga banyak yang telah mempunyainya (ELIT, baca : Ekonomi suLIT).</p>
<p>Hohoho, sampai2 disaat pembagian BLT (Bantuan Lengsung Tunai) kemaren pun sebagian dari &#8216;mereka&#8217; menunggu antrean sambil asyik SMS-an. Ah, apa kata dunia, miskin kok bangga ^^</p>
<p>oK, ke bahasan awal,<br />
kenapa aLe bilang kebutuhan puLsa mengalahkan kebutuhan Primer?<br />
*pasti jawabannya karena* :P <span id="more-119"></span></p>
<p>Yeah, anda pernah makan di depot pinggir jalan?<br />
Saat menyantap makanan enak banget kan? ;<img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /> Tapi setelah anda membayar, harganya 20ribu untuk 1 porsi Nasi Ayam goreng dan 10ribu untuk Es Jeruknya? makanan yang tadinya enak jadi gak enak <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" />)</p>
<p>Yeah, anda pernah ke Distro/Butik lihat pakaian?<br />
bagus2 ya? ;<img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" /> Tapi setelah lihat label harganya? pakaian yang tadinya bagus mendadak jadi jelek <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" />)</p>
<p><span style="text-decoration: line-through;">*ah, memang 2 hal diatas (lagi-lagi) tidak berlaku untuk sebagian kalangan yang berduit* <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></span></p>
<p>Tapi coba siapa dari anda yang pernah &#8216;tidak ikhlas&#8217; saat membeli pulsa yang 10ribu, 20ribu, 50ribu, 100ribu, hanya untuk telefon2an dan sms-an doank? apalagi ada si &#8216;doi&#8217; nun jauh disana *nah loe* <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/13.gif" style="border:none;background:none;" alt=";)" />) Seolah harga berapapun tak berpengaruh terhadap kebutuhan yang satu ini (pulsa).</p>
<p>Yup, itulah sekelumit kesimpulan Subyektif dari aLe atas judul artikel ini, yuk kita diskusikan apakah hal ini akan menjadi Obyektif karena anda juga menyimpulkan seperti itu. Atau malah sebaliknya? <img src="http://alixwijaya.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></p>
<h4>Incoming search terms:</h4><ul><small><a href="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html" title="10 kebutuhan primer">10 kebutuhan primer</a> (2)</small><small><a href="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html" title="apakah pulsa menjadi kebutuhan">apakah pulsa menjadi kebutuhan</a> (1)</small><small><a href="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html" title="kebutuhan primer baru rokok pulsa">kebutuhan primer baru rokok pulsa</a> (1)</small><small><a href="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html" title="pulsa sebagai kebutuhan primer">pulsa sebagai kebutuhan primer</a> (1)</small></ul><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html">Artikel diatas Menarik? Share di FB Kamu yuk.. *klik disini* (Thanks ya)</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alixwijaya.com/2008/saat-kebutuhan-pulsa-mengalahkan-kebutuhan-primer.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

