Gading: Filosofi Gajah versi aLe #2

Banyak orang bilang,
‘Tidak ada gading yang tak retak’
Hal ini menggambarkan tentang tidak adanya kesempurnaan mutlak di dunia ini (kecuali Allah). Namun dari ketidak-sempurnaan itu aLe mencoba untuk tidak fokus pada retaknya (negatifnya), melainkan pada gadingnya itu sendiri.

Ya, memang tidak ada gading yang tak retak, tapi menurut aLe ‘Bagaimanapun juga gajah pasti meninggalkan gadingnya’,
Gading gajah disini aLe artikan sebagai lambang kemanfaatan. Dan kita sebagai manusia yang hidup didunia ini pasti ingin bisa bermanfaat, baik itu bermanfaat bagi orang lain atau bagi diri sendiri.

Lantas, apakah ada yang ingin hidupnya tidak bermanfaat bagi siapapun? Bisa dipastikan tidak ada orang yang seperti itu. Jawaban tadi adalah hipotesa aLe untuk manusia yang hidup di bumi ini, entah kalau ada dari planet lain yang tidak sepakat :)

Baiklah, mari kita fokus membangun gading (kemanfaatan) kita sendiri, walaupun dalam perjalananya tak semudah yang dibayangkan, tapi berusaha semaksimal mungkin adalah tugas default kita.
Semangat dan semoga bermanfaat :)

Ps: baca juga Filosofi Gajah bagian #1 *klik disini*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming search terms:

Artikel diatas Menarik? Share di FB Kamu yuk.. *klik disini* (Thanks ya)

10 Responses to Gading: Filosofi Gajah versi aLe #2

  1. amin.. gading sayah akan sayah persiapkan deh om :D

  2. om ale.. bikin setatus updet itu gimana caranya? keren iks.. mau diajarin dong :D

  3. tidak ada gadis yang tak retak :d

  4. Pencerahannya mantab Bro…:) Thanks, n good luck

  5. riska herawati

    ale,selain hpotesa yg d atas ada gak filosofi lain tentang gading gajah?
    thnks sblmnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons